Langkah-Langkah Pembuatan Paspor / e-Paspor

Ada dua cara pembuatan paspor atau e-Paspor, yaitu cara online dan cara manual / walk-in. Berikut saya jelaskan lebih dahulu tata cara atau langkah-langkah pengurusan paspor dengan menggunakan cara manual:

  1. Datang ke Kantor Imigrasi
    Langkah pertama tentu saja mendatangi Kantor Imigrasi terdekat. Tidak ada larangan untuk mengurus di kota yang berbeda dengan kota tempat tinggal, namun perlu diperhatikan bahwa untuk pengurusan e-Paspor untuk saat ini hanya bisa dilakukan di kantor imigrasi wilayah DKI Jakarta (kantor imigrasi Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Tanjung Priok dan Soekarno-Hatta), Surabaya, dan Batam saja. Jangan lupa untuk berpakaian sopan dan rapi. Jangan mengenakan rok mini, celana pendek, kaos, sandal jepit, dan sejenisnya jika tidak ingin disuruh pulang oleh satpam yang bertugas. Selain itu, sebaiknya datang lebih awal karena antrian hanya akan diterima hingga pukul 10 pagi saja. Apabila lewat batas tersebut akan ditolak. Beberapa kantor imigrasi juga masih ada yang menggunakan sistem kuota nomer antrian (biasanya 100 nomor per hari)
  2. Menerima Arahan Petugas
    Kurang lebih 1 jam sebelum kantor dibuka, petugas akan memberikan arahan kepada yang sudah mengantri. Yang utama adalah mengenai persyaratan pengurusan. Sebagian juga akan sekaligus membagikan form Perdim 11 (data orang yang mengajukan paspor) serta lembar Surat Pernyataan sesuai dengan pengurusannya.
  3. Mengambil Nomor Antrian
    Setelah kantor dibuka, sesuai urutan antri maka dilakukan pemeriksaan awal terhadap dokumen-dokumen persyaratan yang asli. Jika sudah sesuai, akan diberikan map dan juga nomor antrian. Jangan lupa untuk meminta form Perdim atau lembar Surat Pernyataan apabila belum mendapatkannya. Di tahap ini kita juga bisa melakukan fotokopi dokumen (apabila belum melakukannya) karena di dalam ruangan kantor imigrasi biasanya ada yang menyediakan jasa tersebut.
    PENTING: Jika nama anda terdiri dari satu atau dua kata saja, sebaiknya sekaligus meminta form perubahan nama menjadi 3 kata agar paspor yang diperoleh nantinya bisa digunakan untuk keperluan umroh dan tidak perlu susah payah mengurus ulang.
  4. Melakukan Wawancara dan Pengambilan Foto
    Setelah nomor antrian dipanggil, maju ke counter. Petugas akan melakukan pengecekan lebih lanjut terhadap kelengkapan dokumen, termasuk kesesuaian nama, dokumen pendukung, dan sebagainya. Jika melakukan penggantian ke e-Paspor, sampaikan kepada petugas di bagian ini. Wawancara singkat juga akan dilakukan di sini. Biasanya hanya akan ditanya tentang tujuan membuat paspor, hendak pergi kemana, dan semacamnya. Jika sudah, akan dilakukan pemotretan wajah serta pengambilan sidik jari. Terakhir, petugas akan memberikan Bukti Pengantar Pembayaran, yang berisi Nomor Permohonan.
  5. Membayar ke BNI Biaya untuk pembuatan paspor biasa adalah Rp 355.000,- sedang untuk pembuatan e-Paspor adalah Rp 655.000,-. Baik pembuatan baru maupun perpanjangan atau penggantian biayanya sama saja. Lakukan pembayaran di cabang BNI mana saja dengan menunjukkan Bukti Pengantar Pembayaran. Jika sudah, kita akan mendapat Bukti Penerimaan Negara (bukti pembayaran).
  6. Mengambil Paspor / e-Paspor
    Jangka waktu pembuatan paspor normal adalah 4 hari kerja untuk paspor biasa dan 7-10 hari kerja untuk e-paspor. Terkadang pihak imigrasi akan memberikan pemberitahuan via WhatsApp ke nomor ponsel kita. Namun kita juga bisa melakukan pengecekan sendiri via SMS maupun via website imigrasi. Jika paspor sudah bisa diambil, kita tinggal menuju ke kantor imigrasi dan menyerahkan bukti pembayaran.Untuk Lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar di bawah ini :
    Dan untuk cara online, khusus bagi pengurusan paspor biasa kita bisa melakukan registrasi secara online terlebih dahulu di website Imigrasi. Nantinya kita tidak perlu lagi mengisi form Perdim 11 dan akan mendapat nomor antrian yang berbeda dengan yang datang langsung tanpa registrasi online terlebih dahulu. Pembayaran biaya paspor juga dilakukan di tahap ini, di website online Imigrasi. Sehingga pada saat datang ke kantor imigrasi kita hanya tinggal menyelesaikan tahap wawancara dan pengambilan foto saja kemudian bisa pulang dan menunggu sampai paspor kita jadi.

Alamat registrasi online: http://www.imigrasi.go.id/

E-PASPOR

PASPOR BIASA

Cara Mengecek Antrian Imigrasi

Disini anda bisa mengetahui berapa jumlah total nomor antrian yang sudah dibagikan di suatu cabang serta nomor antrian keberapa yang saat ini sedang diproses. Dengan demikian, kita tidak perlu lagi menunggu di ruang tunggu hingga nanti dipanggil karena terkadang bisa sampai berjam-jam.

Cara Mengambil Paspor

Jika status permohonan paspor sudah tertera seperti pada gambar di atas, maka kita bisa mengambil paspor kita di Kantor Imigrasi tempat kita melakukan pengajuan paspor. Berikut langkah-langkahnya:

Alamat link untuk antrian imigrasi: http://infoantrianpaspor.imigrasi.go.id/

  1. Siapkan Bukti Pembayaran dan Form Pengantar Pembayaran.
  2. Datang ke kantor imigrasi antara pukul 10.00 hingga 16.00 WIB.
  3. Melakukan pengecekan status di mesin komputer yang tersedia dengan cara memasukkan nomer permohonan baik secara manual (input keyboard) atau scan barcode yang ada di Form Pengantar Pembayaran.
  4. Menuju loket pengambilan paspor dan menunggu panggilan. Jika sudah dipanggil, tanda tangan pada form yang diberikan.
  5. Menerima buku paspor / e-Paspor. Jika melakukan perpanjangan paspor atau penggantian ke e-paspor, akan sekaligus menerima buku paspor / e-paspor yang lama.

Comments

comments