PERJALANAN WISATA DI MAKATI DAN TEMPAT TEMPAT WISATA DI MAKATI

 

Menjelajahi Filipina, belum lengkap rasanya jika kamu belum menjelajahi Makati City. Makati City adalah sebuah kota yang terletak tidak begitu jauh dari Manila, bahkan termasuk daerah penyangga Manila.
Makati City adalah pusat perekonomian Filipina, dimana di kota ini terdapat banyak perusahaan lokal dan multinasional. Banyak bank, serta perkantoran serta pusat perbelanjaan yang berlokasi di Makati City ini.
Makati City memiliki populasi sekitar kurang lebih 529.000 sehingga menjadikan kota ini sebagai kota terbesar ke-16 di Filipina. Kota ini juga dinobatkan sebagai kota dengan kepadatan penduduk per area terpadat ke 41 di dunia, dengan kepadatan penduduk mencapai lebih dari 19.000 jiwa per meter persegi.
Kamu penasaran dan ingin segera mengeksplor Makati City? Nah, kali ini kita akan membahasnya dalam itinerary menjelajahi Makati City di Filipina selama 3 hari 2 malam.

 

Ninoy Aquino International Airport, Manila

 

 

Penerbangan ini akan kamu tempuh selama sekitar 4 jam non stop. Sesampainya di bandara, kamu akan tiba di Ninoy Aquino International Airport. Bandara ini merupakan pintu masuk utama bagi para wisatawan yang hendak berkunjung ke Manila.

Beberapa maskapai penerbangan yang singgah di bandara ini adalah AirAsia Zest, Cebu Pacific, PAL Express, Philippine Airlines, Tigerair Philippines, and Philippines AirAsia. Bandara ini mendapatkan namanya dari seorang Senator Filipina yang bernama Benigno “Ninoy†Aquino Junior pada tahun 1983.
HARI PERTAMA

Awali Perjalananmu di Kota Manila dengan City Tour dan Wisata Sejarah di Kota Manila

 

Image result for American Cemetery and Memorial

American Cemetery and Memorial

 

Filipina yaitu Manila American Cemetery And Memorial. Bagi wisatawan yang baru pertama kali datang ke tempat wisata ini mungkin akan menganggap dirinya sedang berziarah.

Manila American Cemetery And Memorial merupakan sebuah makam yang berada di kota Manilla. Seperti yang kita ketahui bahwa sebuah makam identik dengan suasana menyeramkan, namun makam ini disulap menjadi taman hijau yang rindang dan bisa digunakan untuk bersantai. Lokasi ini sebenarnya merupakan sebuah taman makam pahlawan bagi para pejuang Amerika yang telah gugur pada saat Perang Dunia II.

Tempat ini terletak di Fort Bonifacio, Makati City. Untuk mencapai pemakaman ini dari pusat Makati City, kamu dapat melewati Epifano de los Santos Avenue. Setelah itu, kamu dapat memasuki McKinley Road dan memasuki McKinley Parkway di sekitar Bonifacio Global City.

Tempat ini memiliki luas sekitar 62 hektar dan berlokasi di daerah plateau serta terlihat dari daerah timur, selatan serta barat. Tempat ini merupakan salah satu tempat pemakaman terluas bagi para personel tentara Amerika Serikat

Tempat ini dibuka setiap hari dari pukul 9 pagi hingga pukul 5 sore. Namun, tempat ini ditutup setiap hari Natal tanggal 25 Desember serta pada hari Tahun Baru pada tanggal 1 Januari. Tempat ini merupakan salah satu tempat sacral dan merupakan tempat penghormatan bagi para pejuang Amerika yang pupus di medan perang.

 

 

 

Related image

Nielson Tower

 

Nielson Tower adalah sebuah tempat yang awalnya berfungsi untuk mengontrol pesawat komersial yang datang ke Filipina.

Namun saat ini, tempat ini difungsikan sebagai Filipina Heritage Library. Filipina Heritage Library adalah pusat penelitian elektronik di Filipina. Di tempat ini, kamu dapat mengakses banyak informasi secara lebih mudah dan menyenangkan.

Filipina Heritage Library biasanya lebih memusatkan diri pada kebudayaan Filipina melalui kecanggihan teknologi informasi dan telekomunikasi. Di tempat ini kamu dapat menemukan lebih dari 2.000 sumber mengenai kebudayaan Filipina, dalam bentuk buku, peta, slide serta fotografi.

Sementara itu, perpustakaan ini mengoleksi lebih dari 13.000 sumber untuk berbagai jenis ilmu pengetahuan, seperti sejarah, seni, bahasa, agama, dan ilmu pengetahuan sosial. Selain itu, di tempat ini kamu juga dapat mengakses dalam bentuk elektronik seperti CD-rom, halaman web serta database elektronik

 

HARI KEDUA  

Related image

Mengunjungi Intramuros 

 

Untuk mengawali perjalanan wisatamu selama berada di Manila, kamu dapat memulainya dengan mengunjungi Intramuros. Intramuros adalah daerah tertua dan penuh sejarah yang terdapat di Kota Manila.

 

Pada zaman kolonial Spanyol, Intramuros dijadikan sebagai cikal bakal kota resmi Manila. Seluruh kegiatan pemerintahan kolonial Spanyol berpusat di tempat ini, dan Manila pun dibagi menjadi inside the wall and outside the wall.

Intramuros dibangun oleh Spanyol pada abad ke-16 atas perintah Raja Phillip II dari Spanyol dengan tujuan melindungi kekuasaan Spanyol di Filipina (terutama dari Belanda dan Inggris yang juga sedang saling berebut wilayah jajahan di Asia Tenggara).

Selain itu, Intramuros juga bertujuan melindungi Manila dari bajak laut Cina. Saat itu terdapat beberapa gereja, sekolah keagamaan, serta kantor gubernur, sebelum akhirnya dipindahkan ke Istana Malacañang dan benteng Santiago.

Dinding Intramuros dibangun oleh pemerintah kolonial Spanyol untuk menghindari serangan musuh. Pada zaman perang dunia II, kerusakan hebat terjadi di Intramuros. Hal ini disebabkan oleh pasukan Jepang yang saat itu tengah berkuasa di Filipina.

Pada tahun 1951, kegiatan renovasi untuk memperbaiki Intramuros mulai dilakukan. Hal ini bertujuan untuk melindungi Intramuros dan merekonstruksinya, terutama setelah Intramuros dijadikan sebagai salah satu National Historic Monument di Manila.

 

Waktu terbaik mengeksplor Intramuros adalah pada pagi hari sebelum pukul 10 am. Kemudian, kamu dapat menghentikan perjalananmu mengeksplor Intramuros tepat di depan Ilustrado. Kamu dapat mencicipi sarapan, ensamayda atau Spanish hot chocolate yang nikmat di sini.

 

 

post-36544-0-79304400-1429185819_thumb.j

Melihat Lebih Dekat Arsitektur Manila Melalui San Agustin Church 

 

Untuk perjalanan menuju destinasi selanjutnya, kamu dapat memasukan San Agustin Church ke dalam daftar kunjunganmu. Masih di sekitar Intramuros, San Agustin Church adalah sebuah gereja katolik Roma yang sudah berdiri sejak dulu.

Pada tahun 1976, gereja ini masuk ke dalam daftar National Historical Landmark. Untuk mencapai gereja ini dari pusat Intramuros kamu dapat berjalan kaki selama sekitar 3 menit.

Pada tahun 1993, San Agustin Church masuk ke dalam daftar UNESCO World Heritage. San Agustin Church merupakan satu dari empat gereja Filipina yang masuk dalam daftar tersebut. Gereja ini telah dibangun sejak zaman kolonial Spanyol.

 

HARI KETIGA

 

Related imageRelated image

Ayana Triangle Gardens

 

mengunjungi Ayana Triangle Gardens. Taman ini merupakan salah satu taman terbaik yang dimiliki Makati City.

Taman ini menawarkan fasilitas free wifi yang dapat kamu nikmati selama kamu berada di sana. Taman ini dibuka setiap hari dari pukul 6 pagi hingga 10 malam.

Ayana Triangle Gardens terletak di pusat Mackti Central Business District sehingga menjadi fatamorgana tersendiri yang dapat membuatmu betah berada di sekitar sana. Taman ini memiliki luas sekitar 20.000 meter persegi dengan berbagai jenis pohon ditanam di sini.

Selain pohon, kamu juga dapat menikmati public art space dari banyak seniman yang memilih untuk berkreasi di Ayana Triangle Gardens. Penamaan Triangle Gardens berdasarkan dari bentuk segitiga yang tidak sengaja dibuat oleh Makati Avenue dan Ayala Avenue yang membentuk segitiga.

Ayana Triangle Gardens merupakan salah satu tempat yang tepat untuk menghabiskan waktu pagimu. Kamu dapat melakukan kegiatan meeting disini, atau sekedar mengobrol dengan teman-teman atau partner traveling-mu.

 

Image result for greenbelt mall makati

Greenbelt Malls Makati City

 

Setelah puas mengunjungi Ayala Triangle Gardens, kamu dapat melanjutkan perjalananmu untuk mengunjungi Greenbelt Malls. Greenbelt Malls terletak tidak begitu jauh dari Ayala Triangle Gardens sehingga kamu dapat berjalan kaki menuju ke sini.

Greenbelt Malls terkenal sebagai atraksi wisata di Makati City nomor 1 menurut situs terkenal Trip Advisor. Greenbelt Malls merupakan sebuah pusat perbelanjaan yang terletak di dekat Gioretta dan SM Makati.

Greenbelt Malls dimiliki oleh Ayala Malls, bagian dari Ayala Land dan merupakan bagian dari Ayala Corporation. Tempat ini dibuka sejak tahun 1980-an dan hingga saat ini masih menjadi salah satu tempat yang sebaiknya kamu kunjungi ketika memiliki kesempatan untuk mengunjungi Makati City.

Di Greenbelt Malls, kamu dapat menemukan berbagai fasilitas untuk menunjang kenyamananmu seperti retail shop, restoran, serta berbagai fasilitas menyenangkan lainnya. Tempat ini memiliki dua bagian pusat perbelanjaan yang berlokasi di dalam ruangan. Sementara itu, tiga bagian dari tempat ini berlokasi di luar ruangan.

Yang menarik dari tempat ini adalah kamu dapat menemukan sebuah taman terbuka yang cantik lengkap dengan kolam. Taman ini dapat menambah kenyamananmu selama berada di Greenbelt Malls. Di taman ini, kamu juga dapat merasa lebih dekat dengan para penduduk lokal Makati City.

Related imageImage result for taman Greenbelt Malls makati

 

 

 Nah, itu dia itinerary perjalanan wisata menjelajahi Makati City di Filipina selama 3 hari 2 malam. Ternyata, kota ini memiliki banyak tempat yang sebaiknya kamu kunjungi pada kesempatan liburanmu berikutnya. Letaknya yang berada tidak begitu jauh dari Manila tentu dapat memberikan keuntungan tersendiri bagimu.

Happy traveling, Dan smoga ini bermanfaat untuk kalian semua. 

Comments

comments